Turing Napak Tilas Sejarah, HMPC Embrio Kebumen

  • Share

Honda Mega Pro Club (HMPC) Embrio Kebumen yang menjadi wadah pencinta Honda Mega Pro di sekitar wilayah kota Kebumen dan sekitarnya kembali mengadakan turing yang bertemakan “Touring Anniversary”. Kegiatan selama dua hari (17-18/5) bertepatan H-1 peringatan lahirnya pencinta Honda Mega Pro asal kota Lawet dengan tujuan Wonosobo.

Di pilihnya kota Wonosobo yang secara geografis berada di sebelah utara kota Kebumen, menurut ‘dulur‘ HMPC mempunyai dua alasan. “Pertama adalah napak tilas sejarah, dimana desa Sikunir, Kecamatan Dieng, merupakan tujuan turing perdana ketika mereka baru berdiri 19 Mei 2012. Kedua, desa Sikunir, merupakan salah satu desa tertinggi di pulau Jawa dengan pemandangan Golden Sunrise”, tutur bro Dana salah satu pendiri HMPC Embrio Kebumen.

banner 336x280

Jumlah peserta turing kali ini adalah 19 sepeda motor melibatkan 21 peserta dengan tujuan pertama titik kumpul (Tikum) di gapura kota Dieng. Keberangkatan dipilih sore hari, rombongan dibagi menjadi 3 kloter, alasanya untuk memudahkan perjalanan rombongan serta meminimalisir gangguan para pengguna jalan lainnya. Disambut dinginnya udara pegunungan, kloter terakahir tiba di gapura kota Dieng pukul 22.00 wib. Dari sini perjalanan menuju home stay, ke-3 kloter dijadikan satu grup mengingat kondisi lalu lintasnya sudah sepi.

Pada pukul 03.00 WIB dinihari, para dulur HMPC ini melanjutkan perjalanan mendaki puncak Sikunir. Dibalut hawa dingin dan rasa kantuk berat melanda, mereka saling bersautan “Blaaar, blaaar, blaaarrr…”, kalimat yang tidak asing untuk para anggota HMPC. Yel-yel terdengar seperti bunyi knalpot, tapi mempunyai makna untuk saling menyemangati para member yang merasa kedinginan dan mengantuk.

Pukul 04.30 WIB dinihari, akhirnya mereka sampai juga di puncak Sikunir. Ungkapan kegembiraan dan puji syukur kepada Tuhankarena bisa sampai puncak tanpa kekurangan apapun. Mangagumi ciptaanYang Maha Kuasa menikmati indahnya pemandangan Golden Sunrise Sikunir dan bernostalgia.

Setelah istirahat di homestay, pukul 11.00 WIB mereka berkemas untuk kembali menuju Kebumen. Tidak lupa mereka singgah di Gardu Pandang Dieng untuk membeli oleh-oleh dan menikmati pemandangan kota Wonosobo. Pukul 17.00 WIB, para member sampai di Kebumen dengan selamat, tanpa ada insiden satu pun.

“Saya sempat merasa salut kepada para member yang berangkat turing kali ini, saya merinding ketika saya melihat spion, anggota sekarang sudah bertambah. Terbayang bagaimana turing perdana 2 tahun lalu hanya 3 motor”, ungkap bro Dana. Mereka saling membantu saat mendaki Sikunir, tidak ada perbedaan antara anggota baru dengan yang lama. Saya harap para dulur bisa menerapkan di kehidupan sehari-hari mereka, tutup bro Dana, yang menjadi Road Captain perjalan turing ini.

banner 336x280
Hosting Unlimited Indonesia
  • Share
Cloud Hosting Indonesia